Artikel

Toxic Relationship VS Healthy Relationship

Redaksi Psikolog Masuk Sekolah
03-04-2022 09-27_cover.png

Dalam pertemanan, ada hubungan yang dijalin. Antara kamu dan temanmu atau pasanganmu. Nah, dalam hubungan yang terjadi ini, ada dua tipe hubungan yang terjalin. Apa itu? toxic relationship dan healthy relationship. Apakah bedanya? Healthy relationship dikenal dengan hubungan yang sehat. Hubungan yang sehat adalah hubungan yang aman, dan kita bisa menjadi diri kita sendiri tanpa rasa takut. Kita akan merasakan aman dan nyaman ketika menjalin hubungan seperti ini. Dan tentunya, ini menjadi hubungan yang menyenangkan. Sedangkan toxic relationship adalah hubungan beracun yang membuat hubungan itu tidak nyaman dirasakan. Seperti yang dibahas dalam bagian sebelumnya.

Seperti apa tanda-tanda hubungan kita dikatakan hubungan yang sehat? Mari kita kenali, tanda-tanda berikut ini:

Komunikasi Terbuka
Dalam komunikasi antara kamu dan temanmu terdapat keterbukaan. Tiada hal yang ditutupi.

Memiliki waktu berkualitas bersama
Kamu dan temanmu memiliki waktu berkualitas yang bersama. Kamu dapat menikmati waktumu bersama teman tanpa ada beban.

Berbagi nilai/prinsip hidup denganmu
Dalam pertemanan ini, kita dapat saling berbagi nilai atau prinsip yang kita miliki. Tiada yang memaksakan nilainya kepada orang lain.

Saling menghormati
Dalam pergaulan, terdapat saling menghormati. Tiada yang saling memaksakan kehendaknya kepada yang lain.

Harapan yang realistis
Harapan yang diinginkan dalam pertemanan adalah realistis dan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Dukungan berkelanjutan
Adanya semangat untuk saling mendukung satu sama lain. Tidak hanya salah satu saja yang minta didukung, tapi bisa menjadi hubungan timbal balik.

Rasa percaya yang kuat
 Adanya kepercayaan satu sama lain. Tiada kecurigaan dengan yang lainnya. Untuk itu saling menjaga kepercayaan menjadi sangat penting agar suasana ini terjaga.

Membuat keputusan Bersama
Keputusan yang diambil adalah keputusan bersama. Bukan keputusan salah satu pihak sehingga menuntut teman yang lain untuk menurut saja. Tetapi diputuskan bersama.

Kamu merasa aman
 Tiada ketakutan dalam hubungan ini. Kamu merasa suasana yang aman dan tidak perlu khawatir dalam jalinan pertemanan ini.

Kamu saling menerima
 Adanya penerimaan diantara kedua belah pihak. Kamu dan temanmu saling menerima kelebihan dan kekurangan. Dari sini akan menumbuhkan semangat untuk saling menghargai dan menghormati.

Kamu bersenang-senang
Dalam hubungan ini, kamu bisa menikmatinya. Kamu dapat bersenang-senang dalam pertemanan ini karena tidak ada beban yang tidak mengenakkan.

Memiliki batasan yang sehat, ada ruang privasi dan kebebasan
Dalam pergaulan pasti ada Batasan. Hal ini akan membuatmu tidak selalu terkungkung dengan temanmu. Kamu memiliki kebebasan dan privacy yang harus dihormati oleh temanmu.

Saling sayang
 Hubungan kasih sayang terjalin dalam pertemanan ini. Adanya rasa empati dan peduli satu sama lain.

Kamu menikmati waktu walaupun sedang tidak bersama, tidak ada khawatir, cemas, takut berlebih
 Meskipun tidak bersamanya, kamu tetap bisa menikmati waktumu tanpa ada rasa akhwatir dan cemas. Dia tidak selalu memaksamu untuk selalu bersamanya.

Ketidaksepakatan sehat, menghargai perbedaan pendapat
 Setiap orang pasti memiliki pendapat yang berbeda. Untuk itu, apabila ada ketidaksepakatan akan dihargai dan bukan berarti menjadi sumber permusuhan.

Kamu merasa saling memiliki
 Kamu dan temanmu ada perasaan saling memiliki sehingga hal ini akan mendorongmu untuk selalu peduli.

Saling menginspirasi untuk menjadi lebih baik
 Teman yang baik adalah yang dapat membantu kita menjadi lebih baik. Dalam pertemanan ada semangat saling menginspirasi agar sama-sama terus menjadi lebih baik.


Sedangkan seperti apa tanda-tanda saat hubungan kita dikatakan beracun? Mari kenali tanda seperti dibawah ini:

Terus dibuat merasa bersalah
 Apabila kamu melakukan kesalahan, kamu akan terus dibuat merasa bersalah. Meskipun sudah minta maaf, dia akan mengungkit-ungkit sehingga kamu terus merasa bersalah padanya.

Menarik kasih sayang terhadapmu
 Perhatian temanmu mulai beralih. Awalnya dia menyayangimu, sekarang dia mulai cuek dan tidak memberikan perhatian padamu.

Menjauhkanmu dari keluarga
 Hubunganmu dengan keluarga akan dibuat jauh. Dia berupaya membuatmu berkonflik dengan keluarga sehingga kau tidak dekat dengan keluargamu.

Menggunakan uang untuk mengendalikan
 Kamu dibuatnya harus selalu menuruti kehendaknya. Kamu akan dengan mudah dikendalikannya dengan uang sehingga kamu tak memiliki kebebasan.

Cemburu tidak masuk akal
 Perasaan memiliki yang berlebihan membuatnya selalu cemburu kepadamu. Alasannya tidaklah logis yang membuatnya merasa cemburu padamu.

Mengabaikanmu
 Pengabaian akan keberadaanmu sebagai teman kadang terjadi. Kamu akan merasa diabaikan dan tidak dipedulikan oleh temanmu.

Menolak untuk berkomunikasi
 Kamu mungkin bisa tidak diajak komunikasi baik langsung maupun tak langsung. Kamu merasa terasing dengannya.

Gaslighting, memanipulasi dan mengontrol pikiranmu, membuatmu tidak percaya diri dan tidak yakin dengan dirimu sendiri
 Ia berusaha untuk membuatmu tak yakin akan dirimu. Ia berupaya memanipulasi dirimu sehingga kamu akan menjadi tidak percaya diri.

Sangat sering menunjukkan kekecewaannya terhadapmu
 Ia sering merasa kecewa terhadapmu, kadang tak beralasan, tapi ia selalu mengekspresikan kekecewaannya padamu.

Mempermalukanmu
 Tentu kita tidak ingin dipermalukan. Kadang hal ini bisa terjadi padamu. Dia dapat mempermalukan dirimu di depan teman, guru atau orang lain. Ini membuatmu merasa malu dan tidak percaya diri.

Mengatakan aku mencintaimu, tapi tidak kamu rasakan atau dapati bukti
 tindakan bahwa dia mencintaimu Kadang dia seperti topeng. Lain depan lain belakang. Lain perkataan, lain Tindakan. Di depan dia mencintaimu, namun yang ia tunjukkan tidak benar-benar mencintaimu.

Menggunakan ancaman dan intimidasi
 Tak jarang ia akan memberikan ancaman kepadamu. Ini membuatmu merasa tidak aman karena intimidasinya.

Menyalahkan kamu
 Dia harus selalu benar, dan akan terus menyalahkanmu. Kadang hal biasa bisa jadi sumber masalah.

Berbohong terus menerus Tak jarang ia selalu berbohong.
Dia tidak mau jujur terhadap hal yang sebenarnya terjadi. Ini membuatmu tidak dapat menerima fakta-fakta yang sebenarnya karena kebohongannya.

Name calling, memberikan julukan yang menyinggungmu untuk memenangkan argumen atau memberikan kecaman atau penolakan terhadapmu
Julukan-julukan negatif bisa saja dilayangkan padamu. Meskipun kamu tidak suka, dia akan tetap menajdikannya sebagai ledekan.

Menggunakan paksaan untuk mengendalikanmu
 Pemaksaan sering dilakukan untuk membuatmu menurut apa kehendaknya. Dia merasa harus bisa mengendalikan dirimu untuk mengikuti apa maunya.

Sangat sering mengkritikmu
 Kritikan menjadi hal yang biasa dilakukan untuk selalu membuatmu merasa kalah dan tidak memiliki keunggulan.

Mengancam melakukan kekerasan / bunuh diri
Ancaman kekerasan terhadapmu dapat dia lontarkan untuk membuatmu mengikuti apa maunya.


Nah, dari penjelasan di atas beda kan antara hubungan beracun dan hubungan sehat? Kamu bisa mengenali hubungan pertemanan kamu selama ini seperti apa, beracun atau sehat? Yuuk kita cek hubungan pertemanan kita… :)

Silakan bagikan halaman ini:

Artikel Lainnya

Kamu Tim Growth Mindset atau Fixed Mindset?


Remaja Juga Bisa


Toxic Relationship VS Healthy Relationship


Kenapa Belajar Perlu Motivasi?


Apa Itu Toxic Relationship?


BERJUANG MERAIH MIMPI


Menjadi Kreatif, Kenapa Nggak?


Tumbuh berkembang bersama sahabat


Antara Passion dan Career, Mana yang Lebih Diutamakan?


Jadikan Membacamu Lebih Asyik


Katakan TIDAK pada Rayuan Pacar


Berbagi dengan Dukungan Psikologi Awal (DPA)


Psikolog Masuk Sekolah
psikologmasuksekolah

@PSIMAS, 2020. ALL RIGHTS RESERVED